Jumat, 30 Januari 2015

PENGEMBANGAN METODE INTERPRETASI BEARING LAYERS PADA KAWASAN PELAYANAN PUBLIK KOTA SIGLI-ACEH DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SURFER Munirwansyah1) , Reza P. Munirwan2 1). Guru Besar Jurusan T.Sipil-Geoteknik, Fak.Teknik Universitas Syiah Kuala-B.Aceh 2). Dosen Jurusan T.Sipil –Geoteknik, Fak.Teknik Universitas Syiah Kuala-B.Aceh


ABSTRAK:
Penelitian  ini  dilakukan untuk mengetahui sebaran bearing layers bawah permukaan tanah, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Sigli, lokasi penelitian ini akan dikembangkan menjadi zona pembangunan gedung gedung pemerintahan.  Informasi geoteknik di sebuah lokasi pembangunan (site condition) seperti, profil tanah bawah permukaan (bearing layers),  perlu dikaji oleh pemerintah daerah setempat untuk dapat mengontrol pembuatan DED (Detail Engineering Design) yang dibuat oleh konsultan perencana, untuk memberi pertimbangan mengeluarkan perizinan bangunan. Interpretasi bearing layer ini dilakukan dengan menggunakan data sondir (cone penetration test) sebagai sumbu Z, sedangkan pemetaan koordinat lokasi titik-titik penelitian (sumbu X-Y) diukur dengan menggunakan alat GPS (Global Positioning System). Kemudian program surfer mengolah data yang di input, yaitu  nilai konus, kepadatan tanah. Pengelompokan  kepadatan tanah digunakan teori Bustamante and Glasenelli, (1982) seperti dikutip Andras Mahrel, (2004). Out-put surfer, menghasilkan empat kondisi bearing layers, yaitu; 1)  soft layer,     2) moderately layer, 3) compact layer dan  4) stiff layer, masing-masing  terdapat pada kedalaman;        1,20-13,20 m; 4,00-13,20 m; 10,40-15,20 m dan 12,00-16,80 m.

Kata kunci:  bearing layers, site condition, perizinan bangunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar